Selasa, 28 November 2017

Jenis Jenis Transmisi Data

Jenis Jenis Transmisi Data - Jenis transmisi sinyal data atau informasi dalam media komunikasi dikelompokkan menjadi dua bagian, yaitu transmisi paralel dan transmisi serial.

Transmisi Paralel
Pada transmisi paralel, konektor tujuh atau delapan bit (ASCII) ditransmisikan secara bersamaan setiap saat. Sebagai contoh, jika kode ASCII digunakan, dibutuhkan delapan jalur untuk mentransmisikan sekaligus 8 bit untuk satu karakter kode ASCII.

Pengertian Jaringan Komputer

Pada transmisi paralel yang ditransmisikan secara paralel adalah bi-bit yang mewakili satu karakter, sedangkan setiap karakter ditransmisikan secara serial.

Komunikasi paralel digunakan untuk komunikasi jarak pendek, biasanya transmisi ini digunakan untuk mentransmisikan sinyal di dalam komputer atau antar komputer ke printer. Contoh dari jenis komunikasi paralel ini adalah konektor DB-25.

Pengiriman dengan mode transmisi paralel ini memiliki kecepatan tinggi, karena sewaktu-waktu bisa langsung ditransmisikan sebuah karakter. Tapi mode transmisi ini membutuhkan kabel khusus yang terdiri dari beberapa jalur yang bisa digunakan dalam transmisi karakter.

Jenis Jenis Transmisi Data





Transmisi Serial

Transmisi serial adalah bentuk transmisi yang umumnya digunakan. Dalam transmisi serial ini, setiap bit karakter dikirim secara berurutan, yaitu bit per bit, di mana satu bit diikuti oleh bit berikutnya.

Dalam sistem ini, penerima akan mengumpulkan sejumlah bit (untuk sistem ASCII = 8 bit) yang dikirim oleh pemancar untuk kemudian dijadikan satu karakter.

Transmisi serial dapat dikelompokkan dalam tiga bentuk, yaitu transmisi sinkron, transmisi asinkron dan transmisi isochronous.

Transmisi sinkron
Transmisi sinkron adalah bentuk transmisi serial yang mentransmisikan data atau informasi secara terus menerus. Jenis transmisi ini sering menemui masalah, yaitu masalah sinkronisasi dan sinkronisasi karakter.

Masalah utama dalam sinkronisasi bit adalah masalah waktu ketika pemancar mulai meletakkan bit yang akan dikirim ke media transmisi dan ketika receiver harus tahu persis untuk mengambil bit yang akan dikirim.

Masalah ini bisa diatasi dengan jam di pemancar dan jam di gagang telepon. Jam pada pemancar akan memberitahukan kapan harus memasukkan bit yang akan dikirim, misalnya jika diinginkan untuk mentransmisikan pada 100 bps dan jam di penerima juga harus diatur untuk mengambil dari jalur transmisi 100 kali setiap detiknya.

Masalah kedua dalam transmisi sinkron adalah sinkronisasi karakter. Masalah ini adalah penentuan bit mana yang merupakan bit karakter karakter. Hal ini bisa diatasi dengan memberikan karakter SYN. Umumnya dua atau lebih kontrol transmisi SYN ditempatkan di depan blok data yang dikirim.

Jika hanya karakter kontrol transmisi yang digunakan, sinkronisasi salah mungkin terjadi.

Untuk mencegah sinkronisasi salah, dua karakter kontrol SYN dapat digunakan pada awal blok data yang ditransmisikan. Penerima setelah mengidentifikasi bentuk SYN pertama, kemudian mengidentifikasi 8 bit berikutnya, jika itu adalah karakter kontrol SYN kedua, maka setelah itu mulai menghitung setiap 8 bit dan merangkainya menjadi karakter.

Transmisi asinkron
Transmisi asyncronous adalah bentuk transmisi serial yang mentransmisikan data atau informasi tidak terus menerus, dimana pemancar dapat mentransmisikan karakter pada interval waktu yang berbeda atau dengan kata lain tidak harus dalam waktu sinkron antara mengirim satu karakter ke karakter berikutnya.

Setiap karakter ditransmisikan sebagai unit yang berdiri sendiri dan penerima harus bisa mengenali masing-masing karakter. Untuk mengatasinya, maka setiap karakter didahului oleh suatubit tambahan, yaitu start bit dalam bentuk bit value 0 dan stop bit dalam bentuk bit value 1 yang diletakkan di akhir masing-masing karakter.

Transmisi asyncronous lebih aman daripada transmisi sinkron. Pada transmisi asinkron, jika terjadi kesalahan pada data yang dipancarkan, hanya akan merusak satu blok data. Namun, transmisi asynchronous kurang efisien karena membutuhkan bit tambahan untuk setiap karakter yaitu start bit dan stop bit.

Transmisi isochronous
Isochronous Transmission adalah kombinasi transmisi asynchronous dan transmisi sinkron. Setiap pengiriman karakter dimulai dengan bit awal dan mengakhiri bit stop, namun antara pemancar dan penerima disinkronkan jika terjadi transmisi data kontinyu. Sinkronisasi dilakukan untuk unit waktu tertentu.

Selain kelebihan di atas, ada beberapa kelemahan dari sistem baseband ini, yaitu:

- Kapasitas transmisi data sangat terbatas karena hanya ada satu data trafik, sehingga hanya satu pasang komputer yang bisa berkomunikasi bersamaan.
- Jarak tempuh sinyal listrik terbatas.
- Sambungan kabel tanah agak sulit.
- Untuk area yang luas diperlukan biaya instalasi yang mahal.


Broadband

Metode ini digunakan untuk mentransmisikan sinyal analog. Jadi, jika dalam bentuk sinyal digital pertama harus dimodulasi menjadi sinyal analog. Media yang digunakan dalam bentuk broadband kabel koaksial adalah dengan menggunakan frekuensi radio atau media satelit.

Data dari beberapa terminal bisa menggunakan satu saluran, namun frekuensinya bervariasi, sehingga pada saat bersamaan beberapa jenis data bisa dikirim beberapa frekuensi.

Teknik penyiaran Keuntungan dari sistem transmisi broadband adalah sebagai berikut:
- Kapasitas transmisi data cukup tinggi, karena memiliki banyak jalur transmisi.

- Untuk sistem broadband non-kabel, cakupan area yang lebih luas dengan biaya yang relatif rendah.

Selain kelebihan di atas yang bisa dimanfaatkan, ada beberapa kekurangan sistem broadband, yaitu:
- Harga modem yang dibutuhkan relatif mahal.
- Waktu tunda perjalanan sinyal dua arah dibandingkan dengan waktu penundaan sinyal pada sistem baseband, karena modulasi sinyal harus dilakukan terlebih dahulu.
- Proses instalasi dan perawatannya cukup sulit.
- Untuk media transmisi non kabel, harga frekuensi relatif mahal.


Unit Transmisi

Aspek yang sangat penting dalam komunikasi data adalah kecepatan transmisi data melalui media transmisi. Faktor yang berperan dalam menentukan kecepatan maksimal antara lain:

- Kualitas jalur transmisi
- Panjang koneksi
- Sifat listrik
- Jenis modem

Kualitas jalur transmisi ditunjukkan oleh bandwitdth nya. Bandwidth menunjukkan ukuran kapasitas saluran transmisi yang dinyatakan dalam unit:
- Baud (Bd) adalah tingkat modulasi.
- Bit per detik (bps) adalah kecepatan sinyal.
- Karekter per detik (cps) adalah kecepatan transmisi.

Kecepatan modulasi berhubungan dengan trafik pada jalur transmisi. Kecepatan elemen informasi dalam jalur transmisi dinyatakan dalam satuan baud (elemen per detik). Pada dasarnya, kecepatan ini menunjukkan kecepatan maksimum perubahan kondisi saluran transmisi. Satu elemen sama dengan jumlah bit per detik yang bisa ditransmisikan di jalur transmisi.

Berikut dua contoh perhitungan kecepatan transmisi:
1. Terminal stop terminal beroperasi dengan kecepatan sinyal yang relatif lambat yaitu 110 bps. Pada kecepatan ini modem digunakan yang mentransmisikan setiap bit sebagai elemen.

Oleh karena itu tingkat modulasi adalah 110 baud. Dalam contoh ini, masing-masing karakter terdiri dari 11 bit (1art, 7 bit data, bit parity dan 2 stop bits), sehingga kecepatan transmisi 110 bps: 11 bit = 10cps.

2. Terminal sinkron memiliki kecepatan sinyal 2400 bps. Misalkan diasumsikan bahwa lebar baud tidak cukup untuk mempertahankan kecepatan ini.

Oleh karena itu, modulasi yang digunakan menggabungkan dua bit menjadi satu elemen, sehingga kecepatan modulasi 1200 baud. Jika dalam transmisi ini, satu karakter terdiri dari 8 bit (7 bit data dan 1 bit parity), maka kecepatan transmisi 2400.

Bps: 8 bit = 300 cps.


Kapasitas Jalur Transmisi

Kapasitas jalur transmisi dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok berdasarkan kapasitasnya, yaitu:

1. Saluran narrowband (Subvoice grade channel)
Kecepatan sinyal pada jalur transmisi ini adalah 50 sampai 300 bps. Jenis transmisi ini memerlukan biaya instalasi telekomunikasi yang rendah, namun biaya overheadnya relatif mahal dengan tingkat kesalahan yang cukup besar.

2. Saluran voiceband (kanal kelas suara)
Kecepatan sinyal pada jalur transmisi ini adalah 300 sampai 500 bps. Jalur transmisi terbagi menjadi dua kelompok, yaitu dial up (switched lines) dan private lines (jalur sewa). Dial up adalah saluran komunikasi yang diperoleh melalui jaringan telepon. Hubungan sebelumnya terjadi, penggunaan harus menghubungi nomor telepon tempat yang akan dialamatkan.

sonhaj sonhaj sonhaj sonhaj sonhaj sonhaj sonhaj sonhaj sonhaj sonhaj sonhaj sonhaj sonhaj sonhaj sonhaj sonhaj sonhaj

Sedangkan private line adalah saluran yang menggunakan jaringan telepon, namun menggunakan fasilitas khusus yang bisa digunakan oleh PERUMTEL.

3. Saluran Wideband
Kecepatan transmisi jenis transmisi ini bisa mencapai jutaan bps, seperti kabel koaksial, microwave dan lain-lain

Related : Jenis Jenis Transmisi Data

0 komentar:

Posting Komentar